


Tak pernah kubayangkan sebelumnya, akhirnya aku ngontel juga Genteng-Rogojampi

. Jauhnya perjalanan dari rumah hingga sampai dirumah Ebi' membuatku dan teman-temanku (songo B) menjadi suatu hal yang indah buat dikenang. Kebersamaan dengan anak-anak Songo Bhe, membuatku tak peduli lagi dengan jalan yang menanjak tajam dan panasnya sengatan matahari. Perjalanan ngontel dari Genteng-Rogojampi memerlukan waktu 2 jam euy! Setelah ako nyampek di rumah Ebi', hatiku langsung lega. Ternyata kalau sudah dijalani Genteng-Rogojampi itu deket, walaupun cuma ngontel. Nggak lama setalah nyampek di rumah Ebi', kamipun berleyeh-leyeh sejenak sambil menikmati suguhan dari Ebi' dan berfoto bersama.
Tak lama kemudian, kita makan bersama di rumahnya Ebi'. Makan bersama dengan anak-anak Songo Bhe emang seru euy. Selesai makan bersama kitapun nonton film Punk In Love. Wuuihh.. filmnya gokil banget euy.
Jam sudah menunjukkan 14.00 WIB, kami pun bersiap-siap untuk pulang.
Kali ini pulangnya jalannya turun jadi, gag terlalu susah payah mengayuh sepeda. Di tengah-tengah perjalanan, aku serasa nggak kuat lagi buat ngontel. Wajahku pucat, keringatku menetes bercucuran. Sungguh waktu itu aku bener nggak kuat lagi tapi, apa daya rumahku masih jauh dari Singojuruh. Jadi dengan sedikit tenagaku, aku berusaha mengayuh sepeda agar aku bisa cepat sampai di rumah. Akhirnya di tengah-tengah perjalanan pulang ako bisa beristirahat sejenak ketika aku dan teman-teman yang lain menemani Tanti untuk menembelkan ban sepedanya yang bocor. Tak lama kemudian kamipun melanjutkan perjalanan pulang. Akhirnya kakiku sudah nggak sakit lagi dan aku bisa ngontel; dengan semangat. Pukul 16.00, aku tiba dirumah. Setiba di rumah aku bergegas mandi dan setalah itu aku beristirahat untuk melepas rasa capek dan pegal-pegal. Hari ini benar-benar indah dan melelahkan. Kapan ya ako bisa ngontel lagi sama anak-anak Songo Bhe??
Recent Comments